Tips Curhat Kepada Bos

Sebagai pekerja profesional, tentu Anda berusaha untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan tempat Anda bekerja dengan memisahkan urusan pribadi dan urusan kantor. Namun, tidak sedikit masalah yang dihadapi ternyata berpengaruh besar terhadap kinerja Anda di perusahaan. Baiknya, Anda mencoba mengkomunikasikannya dengan atasan. Dengan cara yang tepat, Anda bisa mendapatkan solusi. Berikut tips agar Anda dapat ‘curhat’ dengan bos Anda.
Sebelumnya, terdapat prinsip yang harus Anda perhatikan bahwa “atasan Anda adalah BOS Anda , bukan TEMAN“.

  1. Tentukan masalah yang akan Anda bagikan
    Curhat masalah pribadi boleh, apalagi jika hal tersebut mempengaruhi kinerja Anda. Contohnya: Kehamilan, penyakit yang Anda alami. Jika masalahnya tentang kesehatan jelaskan verifikasi masalah dari dokter agar tidak samar.
  2. Mintalah Cuti
    Terkadang daripada menceritakan secara kronologis masalah Anda baik bersifat fisik dan emosional, lebih baik Anda beristirahat sebentar.
  3. Diskusi tentang Hubungan Kerja
    Dalam interaksi di kantor tidak semuanya sesuai dengan apa yang kita harapkan, mungkin ada beberapa masalah yang mengakibatkan ketegangan dan kesalahpahaman yang mengganggu hubungan Anda.
  4. Pilihlah waktu yang tepat
    Anda harus cerdas memilih waktu, jangan sampai Anda curhat pada waktu bos sedang pusing. Bisa berabe urusan. jika perlu. Bertanya kepada sekretaris bos tentang suasana bos hari ini. Apakah memungkinkan atau tidak.
  5. Pilihlah lokasi yang sesuai
    Pilihlah lokasi yang membuat Anda berdua nyaman, karena mungkin masalah Anda tidak ingin didengar oleh rekan sekerja yang lain.
  6. Mempersiapkan yang akan disampaikan
    Ketika waktu dan lokasi sudah oke, jangan sampai Anda grogi dan tidak mampu menyampaikan pesan dengan baik. Persiapkan diri Anda, apa yang akan Anda sampaikan.
  7. Kendalikan emosi
    Kendalikan emosi Anda, walaupun mungkin masalah Anda cukup besar, namun Anda harus yakin dengan apa yang Anda ucapkan.
  8. Jangan memaksa minta saran Atasan
    Ingat, yang Anda hadapi adalah ATASAN Anda, bukan TEMAN. Jaga profesionalisme Anda. Jangan menempatkan bos Anda dalah masalah pribadi yang Anda alami.
  9. Batasi waktu
    Batasi waktu Anda dengan cukup 30 menit saja. Anda tidak perlu menceritakan sejarah ‘penderitaan’ Anda berpanjang lebar. Cukup masalah-masalah penting yang disampaikan dengan jujur dan singkat.
  10. Mengantisipasi respon Atasan
    Curhat Anda akan menghasilkan respon dari bos Anda, baik respon positif dan negatif. Jadi Anda pun harus siap dengan dua opsi respon di atas.

Demikian saduran tips. Jika hendak curhat, semoga berhasil bro.

Source:
https://www.wikihow.com/Share-a-Personal-Problem-With-Your-Boss