Cara Menyusun Training Plan

Jika Anda seorang trainer tentu tidak heran dengan istilah training plan. Untuk memastikan penyampaian materi Anda berjalan dengan baik Anda harus juga menyusun training plan dengan tepat. Berikut beberapa tips agar Anda dapat menyusun training plan dengan baik:

1. MENENTUKAN TUJUAN TRAINING
a. Tujuan Training bagi Organisasi
Hal yang perlu Anda perhatikan adalah tujuan training bagi kepentingan organisasi. Tujuan training yang Anda lakukan harus sesuai dengan tujuan organisasi dan jika organisasi telah menetapkan tujuan-tujuannya. Maka jadikan hal tersebut sebagai pembimbing Anda.
b. Manfaat bagi Peserta
Pastikan bahwa setiap peserta akan mendapatkan manfaat dari pelatihan yang akan Anda berikan. Semisal kemampuan atau informasi baru dan atau sertifikat keahlian akan bidang tertentu.
c. Hasil Akhir
Pada training plan Anda, ditetapkan tujuan pelatihan yang ingin dicapai. Misal, setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu meningkatkan kepuasan customer terhadap layanan organisasi sebesar 10%.

2. MENYUSUN MATERI TRAINING
a. Menyusun Langkah-langkah Training
Anda harus menentukan berapa sesi yang akan dilakukan dan aktivitas apa saja yang akan Anda lakukan pada setiap sesinya. Yang agak sulit adalah memastikan setiap aktivitas yang Anda lakukan sejalan dengan tujuan pelaksanaan training.
b. Mendesain Pembelajaran
Anda dapat mendesain suasana belajar dnegan banyak melakukan diskusi, aktivitas kelompok atau presentasi dari setiap peserta. Jangan lupa untuk mengakomodasi gaya belajar peserta baik yang visual, audio dan kinestetik.
c. Struktur Training
Pada training plan Anda sebutkan juga metode-metode apa saja yang akan digunakan. Misal Anda membagi peserta menjadi kelompok kecil-kecil untuk mendiskusikan tema khusus atau mengerjakan tugas.
d. Persiapan Sebelum Training
Buatlah sesi sebelum Anda memulai training, review kembali segala persiapan dan kebutuhan training yang telah ditentukan. Misal laptop, pointer, post-it dan lain-lain.

3.  RENCANA YANG JELAS
a. Menilai Jalannya Training
Anda harus mengevaluasi training yang Anda berikan. Salah satu contohnya Anda dapat memberikan Quiz kepada setiap peserta pada setiap sesi untuk mengukur informasi yang didapatkan peserta.
b. Plan B
Jangan Anda memiliki asumsi bahwa semua sesi Anda akan berjalan dengan baik dan tanpa hambatan, sebaiknya persiapkan plan B pada setiap sesi jika rencana awal tidak berjalan atau sulit dilakukan.
c. Memahami Audien
Jangan lupa untuk mengukur dan memahami kompetensi peserta pelatihan. Untuk setiap tingkatan manajemen tentu membutuhkan metode yang berbeda-beda.
Demikian beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menyusun Training Plan. Semoga membantu.

Source: http://www.wikihow.com/Develop-a-Training-Plan